Proses Yang Melelahkan Namun Semangat Juang Harus Dikedepankan
Pengalaman Awal Mula Saya Memilih Program Studi
Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia Universitas Muhammadiyah Kupang. Sebelum
memaparkan alasannya mengapa saya memilih program studi Pendidikan bahasa dan
sastra Indonesia saya ingin menceritakan pengalaman saya ketikia memilih
program ini. Jadi dulu saya tidak ada niat untuk kuliah dijurusan Pendidikan,
apalagi Pendidikan bahasa dan sastra Indonesia karena memang cita -cita saya
dulu bukan menjadi guru tetapi cita-cita saya dulu ingin menjadi progremer atau
bidang ahli teknologi karena waktu sekolah saya mengambil jurusan
computer di SMK Sura Dewa Larantuka, sehingga saya ingin melanjutkan ilmu yang
sudah saya dapat waktu duduk di bangku sekolah tingkat atas
(SMA), setelah lulus dari bangku sekolah tingkat atas saya mengikuti
tes SBMPTN di salah satu universitas Negeri yang berada dikota kupang dengan
mengambil dua jurusan yaitu Ilmu Computer dan Pendidikan Bahasa Indonesia. Saya
memilih dua jurusan yang pertama karena saya Ingin meneruskan ilmu yang sudah
saya dapatkan waktu SMK dan jujur pilihan nomor dua hanya sebagai cadangan
karena saya juga suka membaca dan menulis, waktu SMK Saya juga pernah mengikuti
lomba menulis puisi. pada waktu pengumuman
kelulusan SBMPTN Saya lulus pilihan kedua yaitu di program Studi Pendidikan
Bahasa Indonesia, pilihan yang awal mulanya hanya sebagai cadangan. tetapi
sayangnya saya terlambat memasukan berkas pendaftaran ulang sehingga nama saya
tereliminasi. Karena tidak ingin menunda kuliah, takutnya nanti tidak fokus
lagi dalam belajar. Jadi dengan saya memutuskan untuk kuliah dikampus Swasta
Yaitu Universitas Muhammadiyah Kupang, Alhamdulillah waktu itu saya diterima
tanpa tes karena nilai raport saya tinggi, jadi saya langsung bisa memilih jurusan
apa yang saya inginkan. Dengan Restu dan Do’a Kedua Orangtua Bismillah saya
memilih Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, karena cita-cita saya
sebelumnya ingin bekerja sebagai seorang progremer yang nantinya bisa bekerja
di kantor atau sebuah perusahaan dan saya tahu jika di Pendidkan Bahasa
Indonesia ada Mata Kuliah Pendidikan Komputer, jadi saya mengambil
jurusan Pendidikan bahasa dan sastra Indonesia masih bisa atau tidak menutup
kemungkinan untuk nanti bisa bekerja disebuah kantor atau perusahaan karena
lulusan Keguruan pun bisa bekerja dikantor atau diamna pun tergantung Kemampuan
yang dilimiki. Saya berpikir ternyata benar saya memilih jurusan ini
yang nanti nya saya bisa menjadi seorang Guru yang bisa dalam bidang Teknologi
yang dapat mencerdaskan anak-anak bangsa sekaligus bisa menjadi
penulis yang hebat, Karena menjadi seorang Guru merupakan pekerjaan yang Sangat
mulia. Akan tetapi awal mula mengambil jurusan Pendidikan Bahasa Dan Sastra
Indonesia ternyata banyak sekali asumsi yang sering dikatakan orang lain
mengenai Jurusan Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia Yang membuat saya
hampir goyah tetapi dengan tekat dan niat yang kuat yang sudah saya
tanamkan dalam hati saya bahawa apa yang sudah saya menjadi pilihan saya akan
saya gapai ,maju terus untuk menggapai apa yang sudah menajdi
keinginan saya . Jujur saya menyesal tidak bisa mengutarakan itu semua
kepada mereka yang menganggap remeh jurusan saya, tapi yang lebih membuat saya
menyesal tidak seharusnya saya merasa rendah dengan jurusan mereka yang
dianggap lebih sulit daripada jurusan saya. Sekarang saya justru bangga dengan
jurusan saya karena saya mendapatkan banyak kesempatan untuk berubah menjadi
pribadi yang lebih baik. Saya lebih berani berbicara di depan umum, saya lebih mencintai
bahasa negara sendiri saya jadi lebih mengerti seluk beluk bahasa
Indonesia yang selama ini belum pernah saya tahu, itu semua belum tentu saya
dapatkan jika saya mengambil jurusan lain, atau saya melanjutkan jurusan Ilmu
komputer waktu Smk. tetapi Alhamdulillah Asumsi -asumsi yang kurang
baik yang saya dengar yang awalnya juga membuat saya Goyah untuk masuk di
jurusan pendidikan bahasa dan sastra Indonesia, ini dapat saya lewati , dengan
tekat kuat karena saya juga sangat suka dengan aktivitas menulis saya
memutuskan untuk masuk dijurusan ini. Oleh karena itu saya memilih program
studi pendidikan bahasa dan sastra Indonesia. Menurut saya jurusan yang sesuai
dengan minat kita dan jalani dengan penuh cinta pasti berjalan dengan mudah dan
indah. Inti dari alasan mengapa saya mengambil jurusan Bahasa
Indonesia karena disaat saya mengikuti ujian tes disalah satu kampus negeri
dikota kupang dengan program studi ilmu computer dan disaat itu saya juga
mengambil program studi bahasa Indonesia sebagai cadangan. Dan ternyata saya
lulusnya di bagian program studi bahasa Indonesia. Dan disaat itulah saya coba
menjalani Pendidikan saya dengan program studi bahasa indonesia” yang anehnya
lagi disaat itu saya berada di kampus yang berbeda, akan tetapi karena keterlambatan
saya untuk memasukan berkas yang dibutukan dikampus tersebut untuk pendaftaran
ulang akhirnya saya memutuskan kuliah di universitas muhammadiah kupang dengan
program studi bahasa Indonesia. Dari awalnya tidak suka alias kecemplung dan
tidak terlalu niat, sampai akhirnya setelah menjalani malah makin jatuh cinta
dan bangga.
Pada saat ospek hari pertama di Universitas
Muhammadiyah Kupang saya mengikutinya dengan bahagia berharap apa yang saya
jalani saat ini benar-benatr sesuai dengan keinginanku walaupun keingiann ini
berbeda dengan keinginan sebelumnya tetapi saya mencoba untuk berdamai dengan
keadaan yang sudah saya jalani saat ini. Saya pun tak lupa mengabadikan
momen tersebut dengan berfoto bersama teman-teman sejurusan dan Bapak ketua Prodi Program Pendidkan Bahasa Dan
Sastra Indonesia Universitas Muhammadiyah Kupang.
Harapan Saya memilih Pendidikan Bahasa dan sastra Indonesia agar dapat memperluas wawasan dan belajar berbagai skill kebahasaan mulai dari menulis, membaca, menyimak, mendengarkan, Tanpa saya sadari dengan berkuliah di jurusan Pendidikan bahasa dan sastra Indonesia secara tidak langsung saya telah ikut merawat dan melastarikan Bahasa Dan Sastra Indonesia. Menurut pandangan saya banyak anak-anak yang tinggal di kota karang (Kupang) belum bisa menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, mereka menggangap bahasa Indonesia itu mudah dan bisa di pahami tanpa harus belajar atau masuk di perguruan tinggi bahasa indonesia. Akan tetapi pada kenyatannya kita sebagai anak bangsa dan mencintai bahasa kedua dari bahasa pertama atau bahasa Indonesia, kita harus banyak belajar bahasa Indonesia lagi sehingga kita bisa menggunakan bahasa baku (bahasa yang baik dan benar) tanpa harus menghilangkan kata-kata atau kalimat yang seharusnya digunakan. Banyak orang asing yang ingin belajar dan menguasai bahasa Indonesia, masa kita sebagai anak bangsa yang aslinya dari Indonesia yang pada umumnya sudah dan pasti mengerti bahasa Indonesia penggunaan bahasanya lebih baik dari orang asing. Sebagai anak bangsa yang baik, kita harus menunjukan kepada orang asing atau pendatang bahwa kita sangat mencintai bahasa dan budaya yang ada di Indonesia tercinta kita ini. Sekali lagi saya ingin mengajak teman-teman untuk tidak menganggap remeh pelajaran bahasa Indonesia dan saya juga mengajak semua anak bangsa untuk lebih baik lagi dalam menggunakan bahasa Indonesia. Sebagai mahasiswa yang berkuliah dijurusan bahasa Indonesia, saya pribadi berharap semoga kedepannya saya bisa meraih gelar sarjana di prodi pendidkan bahasa dan sastra Indonesia dan mendaptkan nilai yang memuaskan dan bisa membanggakan kedua orang tua saya.



Komentar
Posting Komentar